-->

logo

MENU

7 Fakta Menarik Kompol Yuni Purwanti,Pernah Tabrak Bocah SD

7 Fakta Menarik Kompol Yuni Purwanti,Pernah Tabrak Bocah SD

Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi sejatiya telah lumayan diketahui publik saat sebelum ditangkap lantaran menggelar acara sabu bersama 11 anak buahnya.

Alasannya, wajah Kompol Yuni telah beberapa kali nongol di suatu program tv nasional yang spesial menayangkan prestasi serta kagiatan anggota Polri se- Indonesia.

Tetapi saat ini namanya kian melejit diketahui publik sehabis dia ditangkap Propam Polda Jabar. Berikut Fakta menarik Kompol Yuni Purwanti


1. Penangkapan terhadap Yuni itu jadi berita yang lumayan mengejutkan.

Alasannya, selaku Polwan, Yuni tercatat sanggup meyakinkan kiprahnya yang tidak main- main dalam urusan pengungkapan permasalahan narkoba dengan barang bukti yang lumayan besar.

2. Pengaduan Oleh Masyarakat

Penangkapan Kompol Yuni serta 11 anak buahnya itu dimulai terdapatnya pengaduan warga yang diterima Bareskirm Polri yang setelah itu ditindaklanjuti Propam Polda Jabar.

Bersumber pada penyelidikan serta pendalaman, mendapati 12 anggota Polri yang acara sabu. Salah satu dari 12 orang tersebut merupakan Kompol Yuni.

3. Menjadi Single Parent

Tidak banyak yang tahu kalau selama ini Kompol Yuni merupakan seseorang single parent ataupun orang tua tunggal.

Wanita kelahiran Porong, Sidoarjo yang mengawali tugas di kepolisian pada 1989, tercatat mempunyai 2 orang anak.

4. Pengalaman serta Prestasi di Dunia Narkoba

Saat sebelum berprofesi Kapolsek Astana Anyar Kota Bandung, Kompol sudah malang melintang dalam pemberantasan narkoba.

Pada 2016, Yuni dipercaya jadi Kasat Narkoba Polres Bogor Kota dengan pangkat Ajun Komisaris Polisi( AKP). Sepanjang mengemban jabatan itu, Yuni sebagian kali memecahkan permasalahan narkotika, psikotropika, serta obat terlarang narkoba dengan benda fakta lumayan besar.

Kala berprofesi selaku Kanit 3 Subdit 2 Direktorat Narkoba Polda Jabar, dia pula memecahkan peredaran kokain di Bogor. Tidak hanya itu, Yuni telah 3 kali berprofesi Kapolsek. Ialah, Kapolsek Bojong Kidul, Kapolsek Sukasari serta Kapolsek Astanaanyar.

5. Langsung dicopot

Usai ditangkap, Kompol Yuni langsung dicopot dari jabatannya selaku Kapolsek Astana Anyar Kota Bandung. Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofir menegaskan, apa yang dilakukan Yuni itu jelas- jelas mencoreng wajah serta nama baik institusi Polri.

Dia juga membenarkan hendak menjatuhkan sanksi tegas kepada Yuni bila terbukti bersalah. “ Dapat dua- duanya( dipecat serta dipidanakan), bergantung kesalahannya nanti,” kata Dofiri.

6. Harta Kekayaan Kompol Yuni


Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi tercatat mempunyai harta kekayaan menggapai Rp450 juta.

Itu sebagaimana informasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negeri( LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi( KPK) tahun 2019 lewat web elhkpn. kpk. go. id yang dilaporkan pada 19 Maret 2020 kemudian dikala masih berprofesi selaku Kapolsek Sukasari.

Dia memberi tahu harta kekayaan berbentuk tanah serta bangunan senilai Rp350 juta. Tidak hanya itu, dia pula memberi tahu harta berbentuk mobil Toyota Avanza tahun 2009 dari hasil sendiri senilai Rp100 juta.

Akan tetapi, Kompol Yuni pula memberi tahu kalau dirinya mempunyai utang sebesar Rp340 juta. Dengan demikian, harta kekayaannya jadi Rp110 juta

7. Pernah Tabrak Bocah SD

Disaat berprofesi selaku Kasat Narkoba Polres Bogor, Yuni sempat ikut serta musibah yang menyebabkan seseorang bocah SD berumur 13 tahun wafat dunia di tempat.

Musibah itu bemula dikala Kompol Yuni berbalik arah di‘ U Turn’ dekat 300 m dari Mapolres Bogor. Korban yang berada di sisi kanan juga tidak dapat menjauh serta tertabrak bamper mobil Toyota Fortuner nopol nopol F 1676 EQ.

Dampaknya, korban bernama Rizki terpental hingga menghantam trotoar. Akan tetapi, permasalahan itu setelah itu berakhir damai atas permintaan dari keluarga korban.


Artikel Lainnya