logo

MENU

7 Metode Aneh Agar Cantik Zaman Dulu

7 Metode Aneh Agar Cantik Zaman Dulu


Sebagian orang- orang jaman dahulu memiliki standar kecantikan yang jika dilihat saat ini jadi aneh banget, mulai dari dahi lebar sampai alis warna- warni. Tiap periode mempunyai tren sendiri dalam fashion serta penampilan.

Di masa lalu, standar kecantikan terkadang sangat tidak biasa sehingga bila kamu mau memperoleh hasil yang sempurna. Kamu wajib memakai tata cara yang sangat aneh.

Misalnya, kamu barangkali pernah mendengar tentang mengikat kaki serta meregangkan leher dengan cincin logam. Serta terdapat pula eksperimen" kecantikan" yang tidak cuma menyakitkan namun juga beresiko.

Mengutip dari Bright Side, berikut ini sebagian ritual kecantikan apa yang ada di masa lalu.

1. Kuku Panjang

© Yu Xunling/ Public Domain/ wikipedia()

Di Tiongkok, paku panjang jadi tren selama beberapa abad serta faktornya sangat tidak biasa.

Paku semacam itu merupakan ciri kalau pemiliknya tidak perlu melakukan apa juga dengan tangan mereka sebab mereka sanggup membayar buat pelayan.

Sepanjang Dinasti Qing yang memerintah negeri selama hampir 3 abad saat sebelum awal abad kedua puluh, tren ini berada pada puncaknya.

Sangat tidak aman sebab itu mereka cuma mempunyai kuku panjang di jari manis serta jari kelingking.

Buat menjauhi kerusakan, mereka akan mengenakan" kasing" spesial yang dibuat dari logam mulia.

2. Kulit Sangat Pucat

© Nathaniel Hone the Elder/ Public Domain/ wikipedia()

Tren mempunyai kulit yang sangat pucat mencapai puncaknya di Inggris pada abad ke- 18. Untuk membuat kulit sepucat barangkali, wanita memakai metode yang tidak biasa kayak kotoran kuda kering.

Namun tata cara yang sangat beresiko merupakan timah yang digunakan untuk cat wajah. Jumlah timbal terbanyak terdapat di cat merah yang diletakkan di bibir serta pipi untuk menghasilkan kontras.

Tidak hanya itu, wanita bakal memakai pensil biru buat menggambar pembuluh darah di wajah mereka untuk menyoroti pucat mereka.

3. Gigi Putih

© Wellcome Collection gallery/ wikipedia()

Orang- orang yang hidup di jaman Georgia tidak cuma membuat kulit mereka pucat, namun mereka pula banyak mengoleskan gigi.

Untuk membuatnya putih, mereka memakai bubuk yang memiliki asam sulfat. Pasti saja, gigi serta enamel orang akan sirna tetapi klien kaya dokter gigi dapat membeli implan.

Mereka memperoleh gigi donor yang diberikan orang kepada dokter. Sehabis Pertempuran Waterloo, gigi para prajurit yang mati digunakan sebagai implan.

Walaupun di bagian kedua abad ke- 19 terdapat implan yang dibuat dari porselen, sebagian dokter gigi menolak buat memakainya serta masih lebih suka gigi dari tentara.

4. Rambut Terang

© Domenico Ghirlandaio/ Public Domain/ wikipedia()

Berkat Petrarch dan muse- nya, Laura, yang menggambarkan simbol kecantikan serta kebajikan, rambut terang jadi sangat terkenal di abad ke- 15.

Untuk membuat rambut mereka nampak terang, perempuan akan mewarnainya. Namun prosedur ini memakan waktu lebih lama daripada saat ini sebab sampai beberapa hari.

Salah satu teks tertulis dari abad kedua belas menggambarkan proses rambut yang sekarat mempunyai 2 sesi.

Sehabis campuran awal terbuat, yang terdiri dari sebagian komponen, rambut hendak ditutupi dengan daun sepanjang 2 hari.

Setelah itu campuran hendak dicuci serta campuran lain akan diterapkan pada rambut sepanjang 4 hari lagi.

5. Pinggang yang tipis

© Unknown Author/ Public Domain/ wikipedia()

Prototipe korset yang digunakan untuk membuat pinggang nampak lebih tipis timbul di Jaman Perunggu.

Namun orang- orang Eropa mulai memakainya pada abad ke 5 belas ataupun keenam belas, bagi para pakar yang berbeda. Puncak tren merupakan sepanjang masa pemerintahan Catherine de’ Medici.

Sebab sepanjang periode ini, korset bisa memotong sampai 10 inci yang mempunyai efek seram pada organ- organ internal. 

6. Alis Warna- warni

© National Cultural Information Resources Sharing/ Public Domain/ wikipedia()

Di Yunani Kuno, yang disebut unibrow merupakan mode.

Bila seseorang perempuan tidak memilikinya, ia bakal menggunakan" implan" spesial yang dibuat dari bulu kambing.

Namun para perempuan di Tiongkok abad pertengahan melangkah lebih jauh. Pada abad kedua serta ketiga, mereka mulai membuat alis berwarna. Salah satu kaisar pada waktu itu memerintahkan istrinya untuk mempunyai alis biru- hijau.

Untuk mengikuti pesanan, para perempuan wajib mencukur alis mereka serta menggambar yang baru memakai tinta mahal yang diimpor dari negara lain.

Itu bukan cuma untuk kesenangan kaisar namun juga triknya menampilkan kepada orang lain betapa kaya dia karena cuma orang yang sangat kaya yang sanggup membeli tinta ini.

Namun tren ini tidak berlangsung lama dan alis yang nampak natural jadi terkenal kembali. Bentuknya dapat bermacam- macam dari panjang serta tipis sampai pendek serta tebal.

7. Dahi Lebar
© Italian, Florentine/ wikipedia()

Pada akhir abad keempat belas, Ratu Isabeau dari Bavaria, bagi para sejarawan, menetapkan tren untuk dahi tinggi serta leher panjang serta tipis.

Untuk menjajaki standar kecantikan, wanita akan mencukur rambut di dahi mereka, bagian belakang kepala mereka, serta bahkan akan menghapus alis mereka. Bulu mata menderita juga, kadang- kadang mereka benar- benar dihapus. Tidak cuma dari kelopak atas namun dari kelopak bawah juga.

Artikel Lainnya