-->

logo

MENU

Berbahayakah? Motor Sering Kena Semprot Disinfektan

Berbahayakah? Motor Sering Kena Semprot Disinfektan

Bermacam upaya dicoba warga buat meminimalisir penyebaran Corona Covid- 19. Salah satunya dengan menyemprotkan cairan disinfektan.
Tidak cuma di rumah, juga sering disebarkan di jalan umum. Serta tidak sedikit pula kendaraan yang terkena semprotan langsung, terutama pengguna motor. Apakah ini aman?

Apalagi kebanyakan cairan itu memiliki alkohol dan klorin. Beberapa sumber yang kami amati menyebut, Anda bisa mengalami iritasi bila larutan tadi mengenai kulit, mata ataupun lapisan berlendir pada badan. Lalu apakah larutan itu pula bakal mempengaruhi kualitas cat bodi motor?
Secara peruntukan, bahan- bahan ini memanglah baiknya digunakan di permukaan barang saja. Dalam tentang ini bodi motor yang bisa jadi terpapar virus dan bakteri. Meski mempunyai isi asam agak besar, tampaknya tidak memberikan dampak negatif.

" Sebenarnya tidak mempengaruhi terhadap bodi motor. Sebab disinfektan kan senantiasa dicampur dengan air," kata Iwan Gunawan dari Divisi Painting Custom Mekar Motor.

Baginya tidak akan memberikan akibat kurang baik, terlebih buat motor dengan tipe cat glossy." Tinggal lap saja dengan memakai lap basah. Sebenarnya ada sedikit perhatian, lebih- lebih buat pemilik cat bodi doff. Memang tidak terdapat efeknya. Lebih kepada tidak nyaman dilihat saja karena bakal timbul bercak- bercak jika telah kering. Sehabis disemprot, hendaknya lekas dilap. Tetapi yakinkan dahulu tidak terdapat debu ataupun kotoran melekat supaya bodi tidak baret. Jika ingin lebih nyaman, bilas saja dengan air bersih mengalir," terang Iwan kepada OTO, Jumat( 17/ 4).

Metode semacam ini juga mampu Kamu jalani sehabis bepergian. Tidak ada salahnya menyemprotkan disinfektan pada beberapa bagian motor. Toh, metode ini juga dicoba oleh diler resmi yang sediakan layanan servis kunjung. Sangat utama merupakan area setang, paling utama handle grip.

Bagian Lainnya?

Alasannya bagian inilah yang bersentuhan langsung dengan telapak tangan. Resiko terpapar lumayan besar. Belum lagi jika Kamu tidak mengenakan sarung tangan, setelah itu tanpa sengaja memegang muka, hidung ataupun mulut yang dapat jadi pintu masuk kuman ataupun virus.

Terdapat baiknya juga diiringi dengan menyemprotkan cairan disinfektan di bagian lain. Misalnya ruang penyimpanan di dasar setang( pada skutik) ataupun jok. Sebab bagian- bagian seperti itu yang bersinggungan langsung dengan badan Kamu.

Bila dirasa kurang, tidak ada salahnya cuci bersih motor dengan shampo spesial. Buat melindungi mutu cat senantiasa baik, Iwan pula menganjurkan pemakaian produk poles. Itu bagus buat mempertahankan mutu cat bodi motor.

" Tidak perlu sangat sering, minimun seminggu sekali. Serta jika tidak digunakan, hendaknya parkir di tempat yang memakai atap. Ataupun mengenakan cover apabila terpaksa menyimpan motor di tempat terbuka," pungkasnya. 

Artikel Lainnya