-->

logo

MENU

Selain Ferdian Paleka,Ini 4 Prank Yang Berakhir Tragis dan di Penjara

Selain Ferdian Paleka,Ini 4 Prank Yang Berakhir Tragis dan di Penjara



Youtuber Ferdian Paleka jadi sorotan sehabis aksi pranknya yang tidak terpuji terhadap transpuan ataupun waria viral di media sosial. Ia bersama sahabatnya mengerjai beberapa waria di Bandung dengan berpura- pura memberikan sembako.

Tetapi bungkusan yang diberikan Ferdian kepada beberapa waria tersebut berisi batu serta sampah. " Jadi kita ingin survei waria, mereka terdapat ataupun enggak di bulan puasa ini," kata dia dalam video tersebut, dilansir Minggu( 3/ 5/ 2020).


Aksi tersebut memperoleh kecaman banyak pihak sebab dinilai merendahkan derajat sesama manusia. Saat sebelum Ferdian, beberapa youtuber pula sempat melaksanakan prank, dari yang berakhir dengan permintaan maaf, tuntutan penjara  sampai kematian.

Prank batalkan puasa upah Rp 10 juta


Pemilik account YouTube hasanjr11 menggunggah video aksinya yang menawarkan santapan pizza ke sebagian masyarakat supaya membatalkan puasanya. Ia berjanji hendak membagikan duit Rp 10 juta kepada orang yang sudah membatalkan puasanya.

Pada kesimpulannya video tersebut jadi sorotan publik sampai jadi bahan pembicaraan di media sosial. Aksi YouTuber tersebut memperoleh kritik tajam dari netizen. Sehabis dihujat warganet, youtuber yang mempunyai 4, 95 juta subscriber itu menghasilkan video permintaan maaf.

" Aku hasanjr11, aku ingin memohon maaf ke segala warga atas salah satu video YouTube aku yang tidak pantas," kata Hasanjr11, Selasa( 28/ 4/ 2020).

Prank pengemis Oreo dipenjara 15 bulan


Kanghua Ren, YouTuber yang diketahui dengan nama channel ReSet, didiagnosa hukuman penjara 15 bulan oleh pemerintah Spanyol.

Ia pula didenda sebesar 20. 000 euro ataupun dekat Rp 318 juta sebab video prank. Tidak menyudahi di sana, channel YouTube Ren yang sudah mempunyai 1, 2 juta subscriber itu dibekukan sepanjang 5 tahun.

Kesalahan bocah 19 tahun itu merupakan membuat video" prank", di mana dia terencana membagikan biskuit Oreo kepada seseorang pengemis jalanan, Januari 2017 kemudian. Alih- alih biskuit Oreo berisikan krim, Ren mengubahnya dengan pasta gigi yang kebetulan teksturnya nyaris sama.

Pengemis berusia 52 tahun tersebut juga dibayar 20 euro( Rp 318 ribu) oleh Ren supaya memakan Oreo tersebut. Sontak, pengemis jalanan itu juga memuntahkan biskuit berisi pasta gigi itu kala memakannya. Dia mengaku tidak sempat diperlakukan seburuk ini semasa hidupnya.

Di video itu, Ren juga ikut melontarkan beberapa patah kata kepada para viewers- nya terpaut keusilannya. " Bisa jadi saya sangat usil, tetapi amati sisi positifnya, ini( Oreo berisi pasta gigi) hendak membersihkan giginya. Aku rasa dia( pengemis) tidak sempat membersihkannya( gigi) sebab dia miskin," ucap dia.

Prank berujung kematian


Suatu majelis hukum di Negeri Bagian Minnesota, Amerika Serikat, Rabu( 14/ 3/ 2018), menjatuhkan hukuman 6 bulan penjara kepada seseorang YouTuber. Monalisa Perez( 20), nama YouTuber itu, dihukum sehabis aksinya yang diunggah ke web berbagi video itu menyebabkan tewasnya si pacar, Pedro Ruiz( 22).

Dalam video terakhirnya, Pedro berupaya meyakinkan Monalisa buat menembaknya dari jarak dekat 3 m dengan suatu pistol Desert Eagle kaliber 50 mm. Buat menahan terjangan peluru, Pedro hendak memegang sebuah buku setebal 3, 8 sentimeter di dadanya.

Dengan video yang telah dalam posisi merekam serta orang- orang yang melintas di jalanan menyaksikan, Monalisa yang dikala itu tengah memiliki anak keduanya menarik pelatuk.

Peluru melesat serta menerjang novel tebal yang dipegang Pedro di depan dadanya. Naas, teorinya tidak teruji, peluru itu terus menerjang sampai ke sisi lain novel serta menembus dada pemuda tersebut. Pedro terjengkang, jatuh, serta tewas mendadak.

Prank virus corona berakhir penjara


Suatu video yang tayang di karaprank menampilkan seseorang laki- laki yang masuk ke dalam transportasi universal di Moskow. Laki- laki ini masuk mengenakan masker wajah serta jatuh tidak sadarkan diri. Perbuatannya pasti saja cuma gurauan alias prank.

Tidak lama ia ditangkap oleh kepolisian Moskowdan ditahan dengan ancaman 5 tahun penjara. Video prank itu tayang pada dini Februari silam." Satu orang sudah ditangkap. Kami lagi mencari yang yang lain," ungkap juru bicara kepolisian, Irina Volk.

Terdakwa yang diidentifikasi bernama Karomat Dzhaborov wajib meringkuk di penjara dengan tuduhan permasalahan kriminalitas.


Artikel Lainnya