-->

logo

MENU

4 Miliarder Dunia Ini Sisihkan Uang Hingga Triliun Rupiah demi Perangi Virus Corona

4 Miliarder Dunia Ini Sisihkan Uang Hingga Triliun Rupiah demi Perangi Virus Corona

Tidak mau berpangku tangan, sebagian miliarder ataupun orang terkaya dunia dikenal menghabiskan jutaan Dolar Amerika Serikat( AS) buat ikut memerangi Virus Corona yang sudah menginfeksi lebih ratusan ribu orang di dunia.

Melansir halaman Business Insider, Rabu( 11/ 3/ 2020), total bantuan mencapai USD 129, 65 juta( Rp 1, 8 triliun).

Sebagian besar kontribusi diberikan buat mereka yang berada di garis depan memerangi serta mengatasi wabah Virus Corona. Sebagian diperuntukan ke organisasi yang ditunjuk Pemerintah Cina buat menanggulangi krisis.

Donasi tetap diberikan oleh miliarder, walaupun keadaan bisnis mereka juga turut terhantam Virus Corona. Simak deretan miliarder yang membagikan uangnya buat memerangi wabah Virus Corona:

Bill dan Melinda Gates


Bill dan Melinda Gates berjanji untuk menyumbangkan USD 100 juta( Rp 1, 4 triliun) lewat yayasan mereka, buat mengobati apa yang disebut sebagai" patogen sekali dalam satu abad."

Sumbangan Gates hendak digunakan buat menunjang upaya perawatan di segala dunia. Semacam membangun infrastruktur perawatan penderita di Afrika dan Asia Selatan, serta mendanai pengembangan vaksin.

Pasangan Gates tadinya berjanji buat menyumbangkan USD 10 juta( Rp 143 miliyar). Bill Gates sudah lama memperingatkan kalau dunia tidak dilengkapi buat mengelola pandemi. World Health Organization belum secara meyakinkan berkata kalau virus corona baru sudah menggapai tingkatan pandemi, namun Gates tidak sepakat.

" Aku harap ini tidak seburuk itu, namun kita wajib berasumsi hingga kita ketahui kebalikannya," tulis Gates dalam op- ed untuk New England Journal of Medicine, pada 28 Februari.

Gates menguraikan sarannya buat menanggulangi krisis dalam esai tersebut. Usulannya dengan mengirim petugas kesehatan yang sangat terlatih ke negara- negara berpenghasilan rendah dan menengah di Afrika serta Asia Selatan, membangun basis informasi internasional tentang data tentang wabah, serta mendanai sarana manufaktur vaksin.

Jack Ma


Pendiri Alibaba, Jack Ma mengucurkan 100 juta yuan( USD 14, 5 juta) atau Rp 217 miliyar buat menunjang pengembangan vaksin Virus Corona. Orang terkaya Cina ini mengumumkan donasi lewat platform Weibo seperti China.

Diketahui, 2 organisasi riset pemerintah Cina hendak menerima USD 5, 8 juta( Rp 82, 3 miliyar) buat bekerja menghasilkan vaksin, menurut Axios.

" Kami tahu kalau pertempuran antara manusia serta penyakit merupakan perjalanan yang panjang," kata Yayasan kepunyaan Jack Ma lewat account Weibo- nya." Uang ini hendak menunjang bermacam upaya riset kedokteran serta membantu pencegahan penyakit."

Jack Ma setelah itu menyumbangkan tambahan USD 2, 15 juta( Rp 30 miliyar) kepada Peter Doherty Institute buat infeksi serta imunitas di Australia. Dan, menolong mendanai pengembangan vaksin, melansir Fox Business.


Li Ka- Shing


Laki- laki terkaya Hong Kong, Li Ka- Shing, menyatakan bakal menyumbangkan 100 juta Dolar Hong Kong( USD 13 juta) atau Rp 186 miliar, buat membantu pekerja medis di Wuhan. Yayasan Li pula bekerja buat mencari pasokan medis untuk pekerja perawatan kesehatan di Wuhan dan Hong Kong.Li berencana buat membagikan donasi kepada Palang Merah Cina.

Giorgio Armani


Perancang busana Giorgio Armani memberi€ 1, 25 juta( USD 1, 43 juta) atau Rp 20 miliyar buat menolong memerangi wabah Virus Corona di Italia. Sumbangan miliarder berumur 85 tahun itu bakal disalurkan ke 2 rumah sakit dan sebuah lembaga riset di Milan serta satu lagi di Roma.

Italia memberi tahu 366 kematian akibat Virus Corona yang merupakan jumlah paling tinggi di luar Cina. Daerah Lombardy di bagian utara sudah dikunci dan tempat- tempat umum semacam sekolah, gimnasium, serta museum di segala negara ditutup sampai 3 April.

Ini sebagai upaya menahan penyebaran Virus Corona. Armani mempunyai kekayaan USD 6, 6 miliyar( Rp 94 triliun) dari rumah modenya. Dan bisnis pernak- pernik, kosmetik, real estate, restoran, dan bisnis hotel.

Artikel Lainnya