-->

logo

MENU

3 Fakta Unik R.A. Kartini yang Jarang Dipublikasikan

3 Fakta Unik R.A. Kartini yang Jarang Dipublikasikan

R. A. Kartini merupakan pelopor kebangkitan wanita Pribumi- Nusantara yang lahir pada 21 April 1879 silam. Oleh sebab jasa- jasanya sepanjang ini, tiap bertepatan pada 21 April senantiasa diperingati sebagai Hari Kartini.

Selama ini, R. A. Kartini diketahui selaku tokoh yang memperjuangkan emansipasi perempuan di nusantara. Tetapi, tidak banyak yang mengenali sebagian fakta unik yang dipunyai oleh wanita kelahiran Jepara tersebut. Apa saja? Simak di postingan berikut yuk!

1. Menentang feodalisme


R. A. Kartini merupakan wanita generasi bangsawan yang memperoleh darah biru dari bapaknya, Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat yang ialah Bupati Jepara pada dikala itu. Bunda kandung R. A. Kartini bernama Ngasirah, yang dijadikan selaku selir karena berasal dari rakyat jelata.

Kartini memperhitungkan perlakuan feodalisme Jawa pada dikala itu tidak adil serta pula tidak masuk ide. Oleh karena itu, dia meninggalkan kerutinan feodalisme yang telah dijalankan berpuluh- puluh tahun lamanya. Dia memperhitungkan kalau sistem feodalisme memandang wanita pribumi terdapat pada status sosial yang rendah.

2. Pandai berbahasa Belanda

Walaupun pada zamannya dia susah menemukan peluang buat bersekolah, hal itu tidak membuat kemauan belajarnya surut. Kartini meningkatkan keahlian dengan belajar baca tulis bersama sahabat perempuannya.

Oleh sebab dia tekun serta ulet dalam membaca novel serta menulis pesan, dia jadi pandai berbahasa Belanda. Ini dibuktikan dengan surat- surat R. A. Kartini yang dikirim buat teman penanya banyak memakai bahasa Belanda.

Hingga pada akhirya, surat- surat R. A. Kartini dikumpulkan serta terbuat jadi suatu novel yang bertajuk‘ Habis Hitam Terbitlah Terang’.

3. Seorang vegetarian

Siapa sangka R. A. Kartini merupakan seorang vegetarian? Perihal ini dibuktikan dengan Hal ini dibuktikan dengan pesan yang dia kirim kepada teman- temannya, Ny R. M. Abendanon- Mandiri serta suaminya dikala dia berumur 23 tahun.

Berikut merupakan sebagian kutipan pesan yang dia tulis:" Kami saat ini pantang makan daging. Telah lama kami merencanakan itu, dan malahan beberapa tahun saya cuma makan tanaman saja, namun tidak memiliki lumayan keberanian susila buat bertahan. Saya masih muda sekali, masih berumur 14, 15 tahun."( kami menunjuk pada Kartini dan adik adiknya)." Vegetarisme itu doa tanpa kata kepada Yang Maha Besar."

Artikel Lainnya